sebenernya banyak hal menyenangkan yang terjadi...
tapi konsentrasi yang mengarah ke hal2 negatif kemaren2 itu bikin dunia berasa jadi item dan abu2 doang...
suram bener...=(
huhuhu...
yah, that's me...
seorang manusia melankolis yang kadang terlalu malas untuk membebaskan diri dari udara2 negatif yang menyesakkan...=P
Allah...
maafkan aku yang mungkin tanpa sadar sudah menzalimi hambaMu yang lain...
maafkan aku yang sudah menyakiti hati ataupun fisik orang lain...
ampuni aku yang masih berpikiran jelek tentang dunia yang Engkau ciptakan ini...
ampuni aku yang telah begitu arogan mengangkat kepalaku untuk menentang kebenaranMu...
sebenernya...
ini hari yang geblek banget...
setelah tidur jam 2 pagi dengan kuping panas...
diawali dengan bangun jam 4 buat masak nasi dengan masih terkantuk2 dan akhirnya ketiduran di depan tempat penyimpanan beras di dapur sampe denger teriakan nenek yang kaget...
dikiranya ada anak tikus yang mbengkak kali yah...
hiks...
lalu nyiap2in barang yang mau dibawa ke rumah nenek di bandung [lah, emang selama ini dimana? yeah... rancaekek...bukan bandung....lebih tepatnya, bandung coret...]
dan bingung karena seragam sekolahnya faathir [my beloved brother yang lagi terkapar demam karena kebanyakan dosa...*whooops...becanda...* hehehe...] ga ada di tempat yang seharusnya...
setelah cari sana sini, ternyata itu seragam masih nangkring dengan asiknya di tiang jemuran...
damn...("/)
terus ke stasiun... bernostalgia sejenak dengan suasana pagi di stasiun kereta yang dulu tiap hari kusambangi... dan lagi asik2nya, nabrak ibu2 bawa anak... huhuhu...
minta maap...abis itu munduran dan geseran, nabrak bapak2 kumisan tebel yang serem... huweee....
minta maap lagi, jalan rada jaohan biar ga kena manusia lain...
dan...kesandung gerobak tahu sumedang...
huwaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......ibuuuuuuuuuuuuuuuuuu.....
ada apa dengan anakmu pagi iniiiiiih???
bagus banget...
ini baru jam 9 lewat 12 menit waktu warnet...
masih lama buat sampe ke besok...
bakal ada apa lagi yah?
**jadi curiga...**
tulisan. gambar. foto. apapun. adalah tentang diri. adalah tentang hidup yang tidak begitu-begitu saja. perubahan adalah perubahan dan itu [semacam] sesuatu yang selalu ada. adalah tentang isi kepala yang berisik dan memaksa dikeluarkan.
Saturday, December 16, 2006
Thursday, December 14, 2006
KESENDIRIAN ADALAH SAYA...
i need my own time...
i need time for myself....
saya ingin sendirian!!!
please,
biarkan saya menikmati kesendirian saya...
tanpa harus diikat sana sini,
tanpa harus terombang ambing dan mengombang ambingkan...
please...
saya merindukan saat-saat kesendirian saya...
saya merindukan waktu saya...
waktu untuk seorang saya,
dengan tidak bersama siapa-siapa,
dengan tidak terikat apa-apa...
uffh.....
saya sedang ingin sendirian...
cukup dengan sendirian...
karenanya...
please,
izinkan saya untuk menjadi sendirian lagi...
*sekedar seorang anak manusia yang sedang mencoba menguraikan kekusutan benang-benang pikiran di otaknya yang tercampur baur dengan benang perasaan dan menjadikan dunia tampak aneh bin ajaib di matanya*
Monday, December 04, 2006
cuma...
Jujur saja, situasi ini membuatku sedikit gila,
lebih tepatnya, lebih gila daripada biasanya...
beban itu seolah membuatku melesak dua puluh meter ke bawah sana,
melesak, dan tak mampu lagi merangkak ke atas...
aku ingin lari!
Aku ingin pergi...
tapi tak bisa lagi pergi ke manapun...
karena pergi tanpa mengambil keputusan berarti mati, dan kehilangan harga diri...
aku ingin protes, kenapa Tuhan menghadapkanku pada situasi seperti ini?
kenapa harus membuatku bersalah dan bermasalah dengan perasaan?
k e n a p a ?
**tarik nafas dalam-dalam...hembuskan...calm...please...be calm...please... jangan benci siapapun, jangan salahkan siapapun atas semua yang terjadi... ok... mulailah berpikir lagi... lebih tenang... lebih positif... paling tidak, tentang kenapa kamu yang dapet masalah ini...**
kenapa harus gw?
karena tuhan tau bahwa gw mampu...
karena gw akan survive di sini...
karena ada rencana tersendiri di balik semua ini..
that’s the reason... simpel kan?
lebih tepatnya, lebih gila daripada biasanya...
beban itu seolah membuatku melesak dua puluh meter ke bawah sana,
melesak, dan tak mampu lagi merangkak ke atas...
aku ingin lari!
Aku ingin pergi...
tapi tak bisa lagi pergi ke manapun...
karena pergi tanpa mengambil keputusan berarti mati, dan kehilangan harga diri...
aku ingin protes, kenapa Tuhan menghadapkanku pada situasi seperti ini?
kenapa harus membuatku bersalah dan bermasalah dengan perasaan?
k e n a p a ?
**tarik nafas dalam-dalam...hembuskan...calm...please...be calm...please... jangan benci siapapun, jangan salahkan siapapun atas semua yang terjadi... ok... mulailah berpikir lagi... lebih tenang... lebih positif... paling tidak, tentang kenapa kamu yang dapet masalah ini...**
kenapa harus gw?
karena tuhan tau bahwa gw mampu...
karena gw akan survive di sini...
karena ada rencana tersendiri di balik semua ini..
that’s the reason... simpel kan?
Wednesday, November 15, 2006
kembali, kemana?
Air mata itu sudah tak ada lagi, sudah tak bisa keluar lagi...
Bosan dalam waktu-waktu yang bergulir tak pasti dalam sepi,
jemu menanti dan mengharap yang tak terjangkau jemari ini...
sakit dan perih itu pun tak terasa lagi,
karena sang hati telah lama mati rasa,
karena tuan perasaan telah lama pergi...
dan kemudian semua kembali ke titik awal,
kembali sendiri...
dalam suram...
lagi nggak enak hati, lagi mumet sama masalah2 yang nggak terdefinisi dengan pasti, lagi jenuh dengan waktu-waktu yang berlalu dalam diam dan tak mampu memahami lebih banyak lagi...
pragmatisme itu berujung kemandegan di sana sini, membuatku melupakan hal-hal penting yang dulu pernah kugenggam seolah takkan kulepaskan....
namun kini entah dimana...
kuusut sendiri pelarian imajiku,
kupunguti ceceran ide yang terburai tak karuan
seperti sampah
dan sumpah serapah
kulemparkan sisa penatku ke keranjang jemu,
setumpuk kertas,
dengan coret cakar ayam...
lusuh
kumal
karena jenuh...
otakku macet di simpang idealisme,
tersumbat kemunafikkan massal di sana sini...
ujungnya, semua mandeg,
diam
statis
tidak berkembang
buntu
lalu mulai rapuh,
dan hancur...
keteteran atasi ledakan caci maki,
kelimpungan cari kata
untuk sekedar bela diri sendiri...
dan memilih diam,
karena memaksa berarti mati begitu saja.
(misorientasi ataukah sekedar penat?)
sedang butuh waktu lebih untuk berpikir akan dibawa kemana hidup ini...
ternyata tak cukup hanya dengan apa yang ada,
toh aku tetap saja mencari apa yang tak ada...
sedang kembali suram karena mulai masuk musim hujan tampaknya...langit jadi mendung dan matahari enggan bercerah2 diri...
mencoba kembali memahami...
seorang rekan membuatku kembali bertanya dan mempertanyakan...sampai kapan hidup akan berputar di sini dan di sini?
otakku butuh dicuci...
dengan mimpi...sekedar menceburkan diri dalam dunia khayal yang tak menyakiti...
ah,
melankolis lagi...
*andhinyangsedangtakjelasmauapadankemana*
Bosan dalam waktu-waktu yang bergulir tak pasti dalam sepi,
jemu menanti dan mengharap yang tak terjangkau jemari ini...
sakit dan perih itu pun tak terasa lagi,
karena sang hati telah lama mati rasa,
karena tuan perasaan telah lama pergi...
dan kemudian semua kembali ke titik awal,
kembali sendiri...
dalam suram...
lagi nggak enak hati, lagi mumet sama masalah2 yang nggak terdefinisi dengan pasti, lagi jenuh dengan waktu-waktu yang berlalu dalam diam dan tak mampu memahami lebih banyak lagi...
pragmatisme itu berujung kemandegan di sana sini, membuatku melupakan hal-hal penting yang dulu pernah kugenggam seolah takkan kulepaskan....
namun kini entah dimana...
kuusut sendiri pelarian imajiku,
kupunguti ceceran ide yang terburai tak karuan
seperti sampah
dan sumpah serapah
kulemparkan sisa penatku ke keranjang jemu,
setumpuk kertas,
dengan coret cakar ayam...
lusuh
kumal
karena jenuh...
otakku macet di simpang idealisme,
tersumbat kemunafikkan massal di sana sini...
ujungnya, semua mandeg,
diam
statis
tidak berkembang
buntu
lalu mulai rapuh,
dan hancur...
keteteran atasi ledakan caci maki,
kelimpungan cari kata
untuk sekedar bela diri sendiri...
dan memilih diam,
karena memaksa berarti mati begitu saja.
(misorientasi ataukah sekedar penat?)
sedang butuh waktu lebih untuk berpikir akan dibawa kemana hidup ini...
ternyata tak cukup hanya dengan apa yang ada,
toh aku tetap saja mencari apa yang tak ada...
sedang kembali suram karena mulai masuk musim hujan tampaknya...langit jadi mendung dan matahari enggan bercerah2 diri...
mencoba kembali memahami...
seorang rekan membuatku kembali bertanya dan mempertanyakan...sampai kapan hidup akan berputar di sini dan di sini?
otakku butuh dicuci...
dengan mimpi...sekedar menceburkan diri dalam dunia khayal yang tak menyakiti...
ah,
melankolis lagi...
*andhinyangsedangtakjelasmauapadankemana*
Friday, October 27, 2006
postingan bulan oktober...
Bulan ini banyak momen...
Pengennya sih posting dari kemaren2, apa daya di rumah ga ada koneksi internet, mo ke warnet males, soalnya biasa ke warnet sambil kuliah sih, pas kuliah libur otomatis ga nyambangin warnet lagih...
Ehehehe...
trus, posting gini mo bilang apah?
yang pertama....
“Happy Birthday to me!!!”
Nggak ada salahnya kan ngasih ucapan selamat sama diri sendiri?
Yah, selamat ulang tahun ndhin, selamat memasuki gerbang usia 20, dan meninggalkan embel2 “belasan tahun” di belakang sana...
Ah...iya ya, saya udah bukan masuk kategori anak belasan tahun lagi, usia saya sudah 20...sudah tua?
Belum...tapi sudah saatnya berpikir untuk nggak lagi melakukan tindakan-tindakan yang hanya diperuntukkan bagi anak-anak di bawah umur seperti nangis2 minta permen dan balon...
Huehehehehe...
Kalo kata kay, penilaian “pemikirannya lebih dewasa daripada usianya” yang sering dia berikan pada saya sudah tak lagi berlaku, karena saya memang sudah masuk usia dewasa yang sesungguhnya...
Hmm...padahal 20 itu cuma lebih setahun dari 19 yah, tapi kenapa rasanya begitu berbeda? Paling tidak dari ucapan2 yang saya terima...jadi terkesan lebih ‘dewasa’ dan ‘serius’... Aduh!
Doakan saya ya, semoga usia 20 yang saya capai saat ini benar-benar mengantarkan saya pada makna kedewasaan yang sesungguhnya...bukan lagi sok2an dewasa seperti yang sering dijadikan ledekan oleh seseorang di sana...hahaha...
Amin...
Yang kedua?
Whooops....
Sudah Idul Fitri lagi!
MOHON MAAF LAHIR BATHIN ya buat smua salah dan khilaf...
Dimaafin kan? Dimaafin?
Hehehehe...
Jangan pelit-pelit ngasih maaf ah...=P
Hm, kmaren ada seorang temen yang nanya, kenapa nggak nulis tentang makna idul fitri di blog ini...
Nggak ah...
Kenapa? Karena kalo soal makna secara umum, semua orang juga tahu makananya apa...nggak perlu ditulis lagi di sini...smua juga tau bahwa idul fitri adalah kembali kepada fitrah...
Hohoho...lantas?
Kalo makna yang lebih dalam lagi, saya nggak punya kompetensi soal ituh...^-^
Nanti malah menyesatkan lagi...hahahaha...
Tapi kalo buat saya sendiri, Idul Fitri itu adalah momen yang sangat saya tunggu-tunggu setiap tahunnya!
Karena banyak makanan enak? Yah, itu salah satunya [yang akhirnya bikin berat badan jadi kacau beliau tak karuan...]
Tapi bukan itu yang penting...
Karena dapet baju baru? Yeee....nggak banget alesan satu ini...
Karena bisa maen kembang api sampe puas? Halah..halah... semakin kacau sajah alesannya...
Lalu?
Karena saya bisa minta maaf tanpa sungkan pada semua orang, yang saya kenal ataupun tidak, dengan lancar dan ringan...! hehehehe...
Kok gitu?
Soalnya saya banyak salah sih sama orang, dan di Idul Fitri ini, hampir nggak ada deh orang yang nggak nerima permohonan maaf orang lain dengan senang hati...=)
Kapan lagi coba saat-saat begitu banyak orang melapangkan dadanya untuk memaafkan siapa saja, dari yang pernah membuat mereka sakit hati sampai yang sempat menginjak sepatu baru mereka sebelum shalat ied?
Oia, pada mudik nggak nih tahun ini?
Saya dan keluarga nggak mudik...sedih juga sebenarnya, tapi apa mau dikata kesehatan bapak nggak memungkinkan untuk perjalanan bandung-lahat...
Jadi, saya lebaran di rumah saja...
Taqobalallahu minna wa minkum...
Andhin hz yang minta maaf banget buat semua kesalahan dan kekhilafan, baik yang tidak disengaja apalagi yang disengaja...=P
Pengennya sih posting dari kemaren2, apa daya di rumah ga ada koneksi internet, mo ke warnet males, soalnya biasa ke warnet sambil kuliah sih, pas kuliah libur otomatis ga nyambangin warnet lagih...
Ehehehe...
trus, posting gini mo bilang apah?
yang pertama....
“Happy Birthday to me!!!”
Nggak ada salahnya kan ngasih ucapan selamat sama diri sendiri?
Yah, selamat ulang tahun ndhin, selamat memasuki gerbang usia 20, dan meninggalkan embel2 “belasan tahun” di belakang sana...
Ah...iya ya, saya udah bukan masuk kategori anak belasan tahun lagi, usia saya sudah 20...sudah tua?
Belum...tapi sudah saatnya berpikir untuk nggak lagi melakukan tindakan-tindakan yang hanya diperuntukkan bagi anak-anak di bawah umur seperti nangis2 minta permen dan balon...
Huehehehehe...
Kalo kata kay, penilaian “pemikirannya lebih dewasa daripada usianya” yang sering dia berikan pada saya sudah tak lagi berlaku, karena saya memang sudah masuk usia dewasa yang sesungguhnya...
Hmm...padahal 20 itu cuma lebih setahun dari 19 yah, tapi kenapa rasanya begitu berbeda? Paling tidak dari ucapan2 yang saya terima...jadi terkesan lebih ‘dewasa’ dan ‘serius’... Aduh!
Doakan saya ya, semoga usia 20 yang saya capai saat ini benar-benar mengantarkan saya pada makna kedewasaan yang sesungguhnya...bukan lagi sok2an dewasa seperti yang sering dijadikan ledekan oleh seseorang di sana...hahaha...
Amin...
Yang kedua?
Whooops....
Sudah Idul Fitri lagi!
MOHON MAAF LAHIR BATHIN ya buat smua salah dan khilaf...
Dimaafin kan? Dimaafin?
Hehehehe...
Jangan pelit-pelit ngasih maaf ah...=P
Hm, kmaren ada seorang temen yang nanya, kenapa nggak nulis tentang makna idul fitri di blog ini...
Nggak ah...
Kenapa? Karena kalo soal makna secara umum, semua orang juga tahu makananya apa...nggak perlu ditulis lagi di sini...smua juga tau bahwa idul fitri adalah kembali kepada fitrah...
Hohoho...lantas?
Kalo makna yang lebih dalam lagi, saya nggak punya kompetensi soal ituh...^-^
Nanti malah menyesatkan lagi...hahahaha...
Tapi kalo buat saya sendiri, Idul Fitri itu adalah momen yang sangat saya tunggu-tunggu setiap tahunnya!
Karena banyak makanan enak? Yah, itu salah satunya [yang akhirnya bikin berat badan jadi kacau beliau tak karuan...]
Tapi bukan itu yang penting...
Karena dapet baju baru? Yeee....nggak banget alesan satu ini...
Karena bisa maen kembang api sampe puas? Halah..halah... semakin kacau sajah alesannya...
Lalu?
Karena saya bisa minta maaf tanpa sungkan pada semua orang, yang saya kenal ataupun tidak, dengan lancar dan ringan...! hehehehe...
Kok gitu?
Soalnya saya banyak salah sih sama orang, dan di Idul Fitri ini, hampir nggak ada deh orang yang nggak nerima permohonan maaf orang lain dengan senang hati...=)
Kapan lagi coba saat-saat begitu banyak orang melapangkan dadanya untuk memaafkan siapa saja, dari yang pernah membuat mereka sakit hati sampai yang sempat menginjak sepatu baru mereka sebelum shalat ied?
Oia, pada mudik nggak nih tahun ini?
Saya dan keluarga nggak mudik...sedih juga sebenarnya, tapi apa mau dikata kesehatan bapak nggak memungkinkan untuk perjalanan bandung-lahat...
Jadi, saya lebaran di rumah saja...
Taqobalallahu minna wa minkum...
Andhin hz yang minta maaf banget buat semua kesalahan dan kekhilafan, baik yang tidak disengaja apalagi yang disengaja...=P
Subscribe to:
Comments (Atom)
